Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

Saturday, June 9th 2018. | Tips Diet

Yang belum tau seperti apa cara menghitung kebutuhan kalori harian kita, sebaiknya anda baca dulu artikel yang ada dibawah. Cara Menghitung Kalori Untuk Diet Tabel Kebutuhan Manusia Berdasarkan Usia Makanan Yang Dibutuhkan Saat Jumlah Tubuh Per Hari Standar

Kalori merupakan kebutuhan tubuh dalam menghasilkan energi. Kalori ini didapatkan dari berbagai jenis makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Tiap jenis makanan maupun minumann pun mempunyai jumlah kalori yang berbeda-beda. Selain dari jenisnya, cara pengolahan makanan pun dapat mempengaruhi bertambahnya kalori pada makanan tersebut.

Meskipun kalori ini sangat berperan penting pada tubuh, namun saat kalori ini jumlahnya berlebih maka akan diubah menjadi cadangan energi dalam bentuk lemak. Saat lemak menumpuk maka bisa menyebabkan resiko penyakit berbahaya mulai dari obesitas, penyumbatan pembuluh darah, jantung hingga stroke. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menghitung kebutuhan kalori agar jumlah yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan. Lantas bagaimana caranya? Berikut kami berikan cara menghitung kebutuhan kalori harian.

Inilah Cara Mudah Menghitung Jumlah Kebutuhan Kalori Yang Dibutuhkan Tubuh Per Hari Secara Baik Dan Benar

1. Menghitung Berat Badan Ideal

Jika pada artikel Hal Wajib Saat Diet kita pernah menghitung Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT), kali ini kita akan menghitung berat badan ideal. Penting bagi kita untuk mengetahui berapa berat badan ideal kita agar kita bisa menetukan berat badan yang hendak kita capai. Jangan sampai kamu mati-matian diet padahal kamu telah mencapai berat badan ideal. Yang ada kamu malah akan mengalami malnutrisi atau bahkan gizi buruk. Lalu bagaimana

Cara menghitung berat badan ideal? Berikut rumusnya

BBI = 90% (Tinggi Badan – 100)

Jadi misalkan tinggi badanmu 157 cm maka cara menghitungnya sebagai berikut :

BBI = 90% (157 – 100)
= 90% (57)
= 51,3 kg

* Perhitungan ini tidak berlaku untuk wanita dengan tinggi di bawah 150 cm dan pria yang tingginya di bawah 160 cm.Nah, jadi jika berat badanmu diatas angka itu dan kamu mencoba untuk melakukan program diet maka angka 51, 3 kg adalah angka yang semestinya kamu capai.

Setelah berat badan mencapai angka tersebut, sebaiknya kamu mempertahankanya dengan mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang cukup dan olah raga teratur. Namun jika berat badanmu di bawah angka tersebut, ada baiknya kamu mengurungkan niat untuk berdiet. Sebaliknya kemu sebaiknya mengonsumsi lebih banyak kalori agar berat badanmu mencapai angka ideal.

Baca Juga: cara paling mudah menurunkan berat badan secara cepat

2. Menghitung Kebutuhan Kalori Basal (KKB)

Kebutuhan Kalori Basal (KKB) adalah kebutuhan kalori harian yang dibutuhkan manusia tanpa melakukan aktivitas apapun. Meski tanpa melakukan aktivitas apapun, kebutuhan kalori pria dan wanita tidak sama mengingat pria dan wanita memiliki postur tubuh yang berbeda. Maka dari itu, rumus yang digunakan pun terdapat seddikit perbedaan. Untuk wanita 25 kkal dikalikan dengan BBI. Sedangkan untuk pria, sebanyak 30 kkal yang dikalikan dengan BBI.

Berikut contoh rumusnya

KBB untuk wanita (misal BBI = 51,3) maka, 25 kkal × BBI
= 25 kkal × 51,3
= 1282,5 kkal

KBB untuk pria (misal BBI = 51,5) maka, 30 kkal × BBI
= 30 kkal × 51,3
= 1539 kkal

Baca Juga: cara efektif melangsingkan tubuh saat sedang tidur

3. Menghitung Kebutuhankalori Total (KKT)

Kebutuhan kalori total merupakan jumlah kebutuhan kalori manusia ditambah jumlah kalori yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Secara garis besar, aktivitas fisik dibagi menjadi 3 yaitu aktivitas fisik ringan (10 – 20%), aktivitas fisik sedang (20 – 30%) dan aktivitas fisik berat (40 – 50%).

– Aktivitas ringan antara lain, membaca (10%), menyetir mobil (10%), kerja kantoran (10%), mengajar (20%), berjalan (20%).
– Aktivitas sedang antara lain, kerja rumah tangga (20%), jalan cepat (30%) dan bersepeda (30%).
– Aktivitas berat antara lain, jogging (40%), aerobik (40%) dan mendaki (40%).

Selain jenis kelamin, usia juga ikut menentukan kebutuhan kalori total atau yang biasa disebut Faktor Koreksi. Usia 40 – 59 tahun dikurangi 5%. Usia 60 – 69 tahun dikurangi 10%. Usia 70 tahun ke atas dikurangi 20%.

Kebutuhan kalori total seorang ibu rumah tangga berusia 44 tahun dengan tinggi badan 157 cm dan KKB 1282,5 kkal, adalah sebagai berikut :

KKT = KKB + Aktivitas Fisik – Faktor Koreksi
KKT = 1282,5 + (20% × 1282,5) – (5% × 1282,5)
KKT = 1282,5 + 256,5 – 64,125
KKT = 1539 – 64, 125
KKT = 1474,875 kkal

KKT inilah yang menjadi acuan untuk menentukan berapa jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh tiap harinya. Jika terlalu banyak kalori yang masuk daripada yang dibutuhkan, tak hayal lemak di tubuh pun semakin menebal. Oleh karenaya, selain makan dengan jumlah kalori yang tepat, kamu juga perlu melakukan olah raga serta latihan fisik untuk membakar cadangan kalori berupa lemak tersebut. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: cara melakukan diet kenyang yang terbukti berhasil

Itulah beberapa penjelasan mengenai Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian yang bisa saya tulis dan bagikan kepada kalian semua para pelaku diet.

Info Terkait Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

cara menghitung kalori untuk diet, jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh per hari, kalori yang dibutuhkan saat diet, kebutuhan kalori anak, kebutuhan kalori berdasarkan usia, menghitung kalori makanan, menu makanan 2000 kalori per hari, tabel kebutuhan kalori manusia, cara mudah menghitung kebutuhan kalori pria, menghitung berapa ideal kalori yang dibutuhkan tubuh, rumus menghitung kalori gizi cara cepat